KEHIDUPAN ALAM DUNIA
Takkala bati lahir, maka tidak mengetahui sedikitpun apa yang ada pada lingkungan alam ini. Sehingga sedikit demi sedikit Allah memberikan kepada bayi itu pengliatan dan pendengaran kemudia bisa menyesuaikan pada lingkungannya. Allah berfirman yang artinya:
"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur". (QS. 16 : 78).
Bagi hamba Allah yang kurang berfikir, maka kehidupan dunia ini digunakan untuk bersenang-senang belaka,padahal manusia dilahirkan ke alam dunia ini hanyalah untuk beribadah kepada-Nya dalam rangka mencapai kebahagiaan yang hakiki di Alam akhirat kelak. Ketahulah, bahwasanya kehidupan dunia kesenangan yang terbatas (sementara). Allah berfirman yang artinya:
"Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang mempedayakan" .(QS. 3 : 185)
Juga firman Allah
Yang artinya: "Dan tidaklah kehidupan dunia ini selai dari iman iman dan seda gurau belaka. Dan sunggu, akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa, maka tidaklah kamu memahaminya? "(QS. 6 :32).
Kehidupan dunia hanya senda gurau, tetapi kehidupan akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya Firman Allah yang Artinya:
"Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan sendau dan main main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui" (QS. 25 : 64).
Sebagai insan beriman harus waspada, bahwa kehidupan dunia ini ada hal yang melalaikan, serta bermegah megah tentang banyak harta dan anak. Allah berfirman yang artinya:
"Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kaum serta berbangga bangga banyaknya harta dan anak". (QS. 57 : 20).
Juga firman Allah yang artinya:
"Padahal kehidupan hidup didunia ini ( dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit".(QD. 9 : 38)
Firman Allah yang lain tetang tipu daya serta kemewahan kehidupan dunia..Yang artinya:
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air(hujan) yang kami turunkan dari langit lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, diantara ada yang dimakan manusia dan binatang" (QS. 10 : 24)
"Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka sedang mereka dalam keadaan kafir" (QS. 9 : 55).
"Hai kaumku sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (semata) dan sesungguhnya akhiratl itulah negeri yang kekal" (QS. 48 : 39).
"harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan" (QS. 18 : 46).
Nampaknya lebih jelas, bahwa kehidupan dunia sifatnya sementara dan permainan belaka namun kehidupan akhiratlah yang sifatnya sebenarnya (abadi) Dengan memahami firman Allah di atas tadi, maka kita sebagai orang beriman harus yakin tentang kehidupan dunia yang hanya sekilas.
"kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman" (QS. 2 : 212).
"Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi yang diterbangkan oleh angin" (QS. 18 : 45)